VPN WORKS

Cara Kerja Teknologi VPN – VPN merupakan cara aman koneksi internet karena bersifat private dan diyakini dapat mempercepat koneksi internet sehingga saat ini teknologi vpn paling banyak diburu para netter atau pengguna internet. disini akan kami berikan ulasan seputar Cara Kerja Teknologi VPN. VPN adalah singkatan dari virtual private network, yaitu Sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi data paket secara pribadi, dengan enkripsi Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam.

 

Cara Kerja Teknologi VPN dapat kami jelaskan bahwa pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC. Jika digambarkan kira-kira seperti ini
Internet <—> VPN Server <—> VPN Client <—-> Client

Jika teknologi VPN digunakan untuk menghubungkan 2 komputer secara private dengan jaringan internet maka seperti ini: Komputer A <—> VPN Clinet <—> Internet <—> VPN Server <—> VPN Client <—> Komputer B

Jadi semua koneksi diatur oleh VPN Server sehingga dibutuhkan kemampuan VPN Server yang memadai agar koneksinya bisa lancar. Lalu mengapa ada netter yang memburu layanan VPN? menurut sebagian netter Teknologi VPN itu dapat dimanfaatkan aksesnya sehingga keberadaan VPN yang ada di negara lain dapat ditembus keamanannya kemudian kita manfaatkan servernya untuk koneksi internet disini sehingga teknologi VPN tersebut mampu membantu kecepatan koneksi karena dibantu Server VPN secara langsung.

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

EQSO ngebrik melalui internet

EQSO adalah singkatan dari Elektronik QSO, merupakan suatu program yang digunakan untuk menghubungkan operator radio amatir (dengan menggunakan RF gateway) dan pengguna PC lewat internet. Lebih tepatnya komunikasi suara jarak jauh antar satu stasiun dengan stasiun lainnya, dengan menggunakan internet Software untuk eQSO [download disini] dikembangkan oleh Paul M0ZPD, dan pada awalnya penggunaanya ditujukan hanya sebatas radio amatir.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Teknologi VPN

Virtual private network (VPN) : Sebuah koneksi yang aman antara dua bagian dari sebuah jaringan pribadi yang digunakan pada sebuah jaringan publik seperti Internet untuk mengurangi biaya operasional.

Anda harus bekerja walau sedang tidak berada di kantor. Mungkin saat Anda tengah berada di jalan atau bekerja di rumah, atau sedang berada di lapangan di tengah-tengah proyek, Anda memerlukan akses ke file-file, e-mail, dan database di kantor pusat Anda. Mengkoneksikan diri langsung ke server kantor Anda mungkin merupakan salah satu solusi, tetapi hal tersebut bisa menjadi sangat mahal dan memerlukan hardware dan dukungan teknis yang rumit. Mengirim file melalui Internet mungkin menjadi sarana yang paling mudah, tetapi belum tentu file yang Anda kirim aman dari para pengendus (sniffer) yang suka mencuri dan mengintip rahasia orang lain. Jadi, kenapa tidak Anda bawa saja jaringan tersebut kemana-mana?

Anda dapat mengakses secara aman pada jaringan bisnis Anda dengan biaya semurah telepon lokal. Pertanyaannya adalah, bagaimana caranya? Gunakan saja jaringan Internet dan sebuah virtual private network (VPN). Dengan VPN, Anda tidak perlu pusing-pusing mengurus instalasi yang rumit–yang Anda perlukan hanyalah mendapatkan sebuah ISP (internet service provider) untuk mengelola VPN tersebut untuk Anda. Lebih jauh mengenai VPN:

· Menciptakan sebuah koneksi yang aman untuk jaringan bisnis Anda untuk dapat diakses oleh kantor cabang atau pekerja telekomuter yang bekerja di rumah
· Biaya yang dikeluarkan lebih hemat 70 persen dibanding akses dial-up dan modem biasa.
· Dapat dijalankan pada berbagai jenis jaringan, termasuk Internet.

Sebuah VPN menyediakan koneksi yang aman antara dua segmen pada sebuah jaringan, dimana satu ujungnya berada pada gateway (sebuah pintu masuk ke dalam jaringan, seperti sebuah router) jaringan di kantor Anda, dan ujung yang satunya lagi berada pada PC di rumah Anda atau pada sebuah gateway jaringan lainnya, misalnya pada kantor cabang di luar kota. Kedua segmen tersebut dikoneksikan melalui sebuah jaringan publik, biasanya adalah Internet. Untuk dapat mengamankan jaringan di dalamnya, VPN memakai dua teknologi utama: tunneling dan enkripsi.

Tunneling memungkinkan dua ujung dari VPN dapat saling berkomunikasi melalui Internet. Karena sistem Internet berbeda dengan sistem jaringan Anda, sebuah lorong (tunnel) khusus dibuat untuk memaketkan data yang Anda kirim sehingga Internet dapat melewatkannya di dalam jaringannya.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Teknologi keamanan jaringan VPN (virtual private network)

VPN merupakan suatu teknologi jaringan privat yang terhubung melalui jaringan publik (PSTN). Dengan menggunakan VPN, kita dapat menghubungkan jaringan dalam suatu workgroup dari beberapa tempat yang terpisah jauh tanpa menggunakan kabel.

Teknologi ini tepat digunakan untuk perusahaan yang tersebar di beberapa tempat tetapi jaringan privat antar perusahaannya tetap terhubung. Jaringan privat milik perusahaan itu dihubungkan melalui jaringan publik. Namun ada kendala, apakah semua informasi yang dikirim melalui VPN aman dari penyadapan, error, loss dan lain sebagainya?

Oleh karena itu dibutuhkan sistem pengamanan untuk teknologi VPN. Sistem pengamanan ini akan menjamin informasi yang dikrim melalui VPN aman dari penyadapan, error dan loss.

Sistem pengamanan yang dibahas menggunakan firewall, enkripsi, IP Sec dan AAA server.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

e-Gov

Membangun E-Government Dengan Database Terintegrasi

Electronic-Government adalah sistem administrasi pemerintahan yang dijalankan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik. Sejalan dengan meningkatnya tuntutan masyarakat di era reformasi terhadap pelayanan publik yang ekonomis, efisien, efektif, transparan, akuntabel dan responsif. Serta berlakunya Undang-undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Ditambah lagi adanya PP Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah pasal 8 disebutkan : APBD disusun dengan pendekatan kinerja, dan disyaratkan pada pasal 20 ayat 2 bahwa : “Untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Daerah dikembangkan Standar Analisa Belanja, Tolok Ukur Kinerja dan Standar Biaya”. Serta adanya Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 29 tahun 2002. Telah memberikan hak otonomi kepada pemerintah daerah kabupaten untuk mengembangkan sistem administrasi kepemerintahan secara lebih baik. Pemanfaatan e-government mencakup 3 (tiga) aspek layanan inti, yaitu :

  1. G2G (Government to Government) adalah layanan pemerintah antar pemerintah atau di lingkungan pemerintah. Artinya semua bidang koordinasi antar instansi dilakukan dengan memanfaatkan teknologi elektronik antara lain melalui jaringan internet / intranet dengan satu server pusat database, sehingga meningkatkan kinerjanya.
  2. G2B (Government to Business) adalah layanan pemerintah kepada dunia bisnis dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah. Dunia bisnis akan lebih tertarik untuk menanamkan investasinya karena adanya layanan pemerintah yang lebih baik dan modern.
  3. G2C (Government to Community) adalah layanan pemerintah kepada masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan akses layanan dengan cara yang lebih transparan dan cepat serta tidak berbelit-belit. Misalnya pelayanan bidang pengurusan KTP, pengurusan keuangan daerah, dll.

Aplikasi sistem informasi e-government terdiri dari sejumlah modul aplikasi komputer yang terintegrasi, di mana databasenya terpusat di dalam suatu server database, jadi aplikasinya tidak terpencar-pencar. Setiap modul memuat proses-proses manajemen pemerintahan yang standar operasinya dipelajari, dianalisa, lalu dituangkan ke dalam desain aplikasi, dari sejumlah peraturan dareah. Aplikasi tersebut akan menjadi sarana yang memungkinkan terselenggaranya pemerintahan dan pemberian pelayanan kepada masyarakat umum secara lebih baik (good governance), transparan, efisien, dan terpercaya, sebagaimana dituntut oleh Undang-Undang tentang Otonomi Daerah.

Dengan adanya aplikasi e-government yang terintegrasi dan database yang dibuat dengan basis internet (web) akan menjadikan kabupaten yang memiliki e-government sebagai kabupaten yang dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan pelaku bisnis. Dengan demikian akan menumbuhkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat dan kalangan bisnis yang pada akhirnya akan meningkatkan juga terhadap perolehan PAD karena tumbuhnya peluang usaha di kabupaten.

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar